Teranusantara.com, JAKARTA – Penjualan mobil baru sepanjang 2025 kembali melambat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan sedikit di bawah target.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan, penjualan mobil pada 2025 tercatat 833.712 unit atau lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 889.680 unit.
“Penjualan ritel tercatat turun 6,3% dibandingkan dengan capaian pada 2024,” tulis Gaikindo dilaman resminya, dikutip Selasa (20/1/2026).
Penurunan penjualan mobil ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 yang diproyeksikan hanya di kisaran 5,1%-5,2%, sedikit di bawah target awal.
Dalam Pidato Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 beserta Nota Keuangannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5,2% pada 2025.
Nyatanya, meski terdapat dorongan sektor manufaktur (terutama hilirisasi), investasi, dan ekspor yang kuat, konsumsi domestik menunjukkan tanda-tanda pelemahan akibat daya beli yang menipis.
Sederet merek mobil penguasa pasar domestik pun mengalami penurunan penjualan.
Berikut merek mobil yang mengalami penurunan penjualan terbesar.
| No | Merek | Penjualan 2024 | Penjualan 2025 | Tekor (Unit) |
| 1 | TOYOTA | 293.788 | 258.923 | (34.865) |
| 2 | HONDA | 103.023 | 71.233 | (31.790) |
| 3 | DAIHATSU | 168.263 | 137.855 | (30.408) |
| 4 | SUZUKI | 69.392 | 64.838 | (4.554) |
| 5 | WULING | 25.067 | 20.607 | (4.460) |
| 6 | MITSUBISHI MOTORS | 74.030 | 70.338 | (3.692) |
| 7 | ISUZU | 28.759 | 25.295 | (3.464) |
| 8 | HYUNDAI – HMID | 22.097 | 19.664 | (2.433) |
| 9 | HINO | 22.925 | 20.517 | (2.408) |
| 10 | MORRIS GARAGE | 4.123 | 1.856 | (2.267) |












