Hadapi Krisis Iklim, UHN Luncurkan SUSTAINABILITAS untuk Percepat Aksi Keberlanjutan Indonesia

- Pewarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UHN Sudirman Said (Tengah). (Foto: Istimewa)

Rektor UHN Sudirman Said (Tengah). (Foto: Istimewa)

Teranusantara.com, Jakarta – Di tengah meningkatnya dampak krisis iklim dan tuntutan transisi pembangunan berkelanjutan, Universitas Harkat Negeri (UHN) meresmikan SUSTAINABILITAS, Center for Sustainability Studies, Selasa (27/1/2026). Lembaga ini diposisikan sebagai pusat riset dan penggerak kebijakan strategis lintas sektor untuk mempercepat agenda keberlanjutan Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Rektor UHN Sudirman Said, Direktur SUSTAINABILITAS William Sabandar, serta Satya Tripathi, Secretary General Global Alliance for a Sustainable Planet dan mantan Asisten Sekretaris Jenderal PBB, disaksikan para praktisi dan pakar keberlanjutan nasional.

Sudirman Said menyatakan, pendirian SUSTAINABILITAS merupakan respons atas krisis lingkungan yang semakin nyata dan sistemik, mulai dari banjir, kekeringan, kebakaran hutan, hingga kenaikan muka air laut yang mengancam keselamatan dan ekonomi masyarakat.

“Keberlanjutan bukan lagi isu normatif atau akademik. Ini krisis yang memerlukan keterlibatan semua pihak dan kepemimpinan yang berani mengambil keputusan,” ujar Sudirman.

Baca Juga : Menkop Dorong Koperasi Pesantren Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Syariah

Ia menilai, selama ini diskursus sustainabilitas kerap berhenti pada konsep dan jargon, tanpa menjangkau implementasi kebijakan dan dampak nyata di lapangan. Karena itu, SUSTAINABILITAS dirancang untuk menjembatani riset, perumusan kebijakan, dan aksi konkret lintas sektor, sejalan dengan target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia 2030 dan 2060.

Direktur SUSTAINABILITAS William Sabandar menyoroti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia sebagai tantangan utama keberlanjutan di Indonesia. Menurutnya, kekayaan alam Indonesia tidak sebanding dengan kesiapan tenaga ahli dan pemimpin yang mampu mengelola transisi tersebut secara terstruktur.

“Indonesia kaya aset alam, tetapi kekurangan kapabilitas manusia untuk menjawab kompleksitas isu keberlanjutan. Inilah celah yang ingin kami isi,” kata William.

Ia menjelaskan, SUSTAINABILITAS akan berfokus pada tiga pilar utama, yakni penguatan kepemimpinan berintegritas, pengembangan kebijakan berbasis standar dan akuntabilitas, serta dorongan aksi nyata yang menghubungkan aktivisme lingkungan dengan pembiayaan dan investasi berkelanjutan.

Peluncuran pusat studi ini juga dirangkai dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah tokoh, antara lain Nirarta Samadhi (WRI Indonesia), Agus P. Sari (Landscape Indonesia), Atika Rahmania (Bappeda DKI Jakarta), M. Syahrial (PT Tamaris Hydro), Marco Kusumawijaya (UHN), Amin Subekti, dan Andhyta F. Utami (Think Policy).

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Terjang Jakarta, DPRD Nilai PJJ–WFH Langkah Paling Masuk Akal

SUSTAINABILITAS berada di bawah naungan Universitas Harkat Negeri yang berlokasi di Tegal, Jawa Tengah. Kawasan tersebut dirancang sebagai living laboratory untuk pengembangan dan pengujian kebijakan serta program keberlanjutan yang dapat direplikasi di daerah lain.

Ke depan, lembaga ini akan dikembangkan menjadi school of sustainability yang membuka kolaborasi luas di bidang riset, perumusan kebijakan publik, pengembangan kepemimpinan, hingga penciptaan ekosistem ekonomi hijau.

“Keberlanjutan harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang berjalan dan berdampak. Itulah mandat yang kami emban,” kata Sudirman.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru