Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol

- Pewarta

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Najmi Fuaidi, Anggota Komisi I DPR RI periode 2019-2024. Foto: antara

Andi Najmi Fuaidi, Anggota Komisi I DPR RI periode 2019-2024. Foto: antara

Teranusantara.com, JAKARTA – Rencana pemerintah mengubah seluruh skema bantuan sosial (bansos) menjadi uang tunai langsung (direct cash transfer) mendapat kritik keras. Mantan Anggota Komisi I DPR RI periode 2019-2024, Andi Najmi, menilai kebijakan tersebut bukan solusi terbaik dan memiliki kelemahan fatal dalam jangka panjang untuk mengentaskan kemiskinan.

Kritik Andi Najmi Fuadi tersebut merespons pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, pada Selasa (9/6/2026) malam di Kompleks Istana Kepresidenan. Luhut menyatakan bahwa bansos ke depan akan disalurkan sepenuhnya dalam bentuk uang tunai hingga Rp5,4 juta per orang melalui skema direct cash transfer, serta menargetkan peluncuran Digital Single ID pada akhir tahun ini agar bantuan lebih tepat sasaran.

Menurut Andi Najmi, membagikan uang tunai langsung memang memberikan efek kejut instan bagi daya beli pasar. Namun, ada risiko besar terjadinya asymmetric spending atau salah belanja di tingkat masyarakat bawah.

“Data sosiologi ekonomi menunjukkan bantuan tunai sering kali terdistraksi untuk kebutuhan nonpokok. Alih-alih membeli susu, telur, atau ikan, uang tunai berisiko bergeser untuk membeli rokok, kuota internet, cicilan motor, bahkan yang terburuk digunakan untuk judi online (judol),” ujar Andi Najmi, Rabu (10/6/2026).

Sebagai alternatif terbaik, Andi mengusulkan penggunaan skema kupon digital (voucher digital) berbasis aplikasi e-wallet khusus, dengan sistem terkunci yakni saldo digital dikunci secara sistem dan hanya bisa ditukarkan dengan kebutuhan pokok tertentu.

Selain itu, Andi Najmi juga mengusulkan agar sistem tersebut agar dipastikan menjadi penggerak ekonomi lokal, yang mana transaksi hanya dapat dilakukan di UMKM, warung, atau toko kelontong yang sudah terdaftar sebagai mitra resmi pemerintah.

Soal Data Tunggal

Andi Najmi juga menyayangkan pernyataan Ketua DEN terkait rencana peluncuran Digital Single ID di akhir tahun. Ia menilai pernyataan tersebut kurang literasi dan mengesankan seolah-olah tidak ada capaian dari pemerintahan Presiden Prabowo dalam integrasi data.

“Bagaimana seorang pejabat bisa berstatemen menafikan fakta-fakta yang ada? Faktanya, melalui Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, pemerintah sudah berhasil mengkoordinasikan penuntasan DTSEN [Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional],” tegas Andi.

DTSEN merupakan sistem penggabungan dari berbagai sumber data kependudukan, termasuk DTKS, Regsosek, dan P3KE. Data ini sudah menjadi acuan utama seluruh kementerian dalam menyalurkan bansos agar tepat sasaran dan menuntaskan masalah ketidakakuratan data masa lalu.

Bahkan ke depan, Menko Pemberdayaan Masyarakat mendorong penguatan sistem data tunggal ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence), seperti verifikasi identitas menggunakan retina mata. Presiden juga telah menginstruksikan dengan tegas agar seluruh kementerian konsisten berpijak pada DTSEN.

“Pesan saya kepada Pak Luhut, marilah bersama- sama menyelesaikan tanggungan persoalan dari pemerintahan sebelumnya, dan mencari solusi menghadapi situasi ekonomi yang tidak baik- baik saja. Tidak usah membuat kegaduhan baru,” pungkas Andi Najmi.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru