KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Diamankan di Jawa Tengah

- Pewarta

Senin, 19 Januari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pati Sudewo (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/9/2025). (Foto: Tera Nusantara.com)

Bupati Pati Sudewo (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/9/2025). (Foto: Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pati, Sudewo (SDW), dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan Sudewo termasuk salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto pada hari penangkapan.

Budi menjelaskan, hingga saat ini Sudewo masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik KPK di Polres Kudus.

“Saat ini, yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” katanya.

Baca Juga : Ketua Komisi II: Revisi UU Pemilu Tak Gunakan Kodifikasi, Fokus pada UU Nomor 7 Tahun 2017

Meski demikian, KPK belum mengungkap perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut. Budi hanya menyebut bahwa dalam operasi ini, tim KPK juga mengamankan pihak yang diduga sebagai pengepul uang.

Ia memastikan, KPK akan segera menyampaikan secara terbuka detail OTT di Pati, termasuk pihak-pihak yang ditangkap, konstruksi perkara, serta barang bukti yang diamankan.

Sebelumnya, Sudewo sempat dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Dalam perkara tersebut, Sudewo pernah diperiksa KPK recall sebagai saksi dan disebut menerima sejumlah uang saat masih menjabat sebagai anggota DPR. Namun, usai pemeriksaan, Sudewo kala itu tidak ditetapkan sebagai tersangka.

Masyarakat Pati juga sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk mendesak KPK menangkap Sudewo. Aksi tersebut dilakukan lantaran publik menilai penanganan perkara belum menyentuh aktor utama.

Baca Juga : DPR Apresiasi Kementan Wujudkan Swasembada Beras dalam Setahun

Selain OTT di Pati, KPK juga menggelar operasi serupa di Kota Madiun pada awal pekan keempat Januari 2026. Dalam OTT tersebut, KPK turut menangkap Wali Kota Madiun, Maidi, terkait dugaan penerimaan fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Secara keseluruhan, KPK mengamankan 15 orang dari rangkaian OTT di Pati dan Madiun. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, sembilan orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Berita Terkait

Polisi vs Jaksa, Kerusakan Hukum Ancam Pertumbuhan Ekonomi
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet
Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:03 WIB

Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00 WIB

Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:37 WIB

Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:50 WIB

Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:41 WIB

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:30 WIB

Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:40 WIB

Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas

Berita Terbaru

Hino Bus GB 150 AT Euro4 hadir sebagai chassis medium bus yang menggabungkan performa, efisiensi, dan kenyamanan.

Otomotif

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:38 WIB