Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

- Pewarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan melalui tayangan konferensi video dari Jakarta, Senin (9/3/2026). (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan melalui tayangan konferensi video dari Jakarta, Senin (9/3/2026). (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Nusawarta.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengakui masih terdapat sejumlah unsur pimpinan dan pejabat yang dinilai belum menjalankan tanggung jawab secara maksimal kepada bangsa dan negara. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan 218 jembatan di berbagai daerah secara virtual, Senin sore.

Dalam acara yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah harus berani mengakui berbagai kekurangan yang masih terjadi di dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, sikap terbuka terhadap kelemahan menjadi langkah penting untuk memperbaiki kinerja negara.

“Masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” kata Presiden dalam sambutannya.

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia hingga kini masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari persoalan birokrasi hingga pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari peran para pejabat, birokrat, maupun aparatur yang menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga : Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas

Meski demikian, Presiden juga mengapresiasi banyaknya aparatur negara yang dinilai telah bekerja dengan baik dan penuh dedikasi. Menurutnya, kinerja para petugas tersebut menjadi fondasi penting dalam menjalankan program pembangunan nasional.

Namun di sisi lain, ia mengingatkan masih ada sebagian unsur pimpinan yang belum menunjukkan tanggung jawab sebagaimana mestinya. Karena itu, pemerintah perlu terus melakukan evaluasi agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat.

Prabowo menegaskan bahwa pengakuan terhadap kekurangan tidak boleh dihindari. Ia menilai pemerintah tidak boleh hanya menyampaikan hal-hal positif kepada publik, tetapi juga harus jujur terhadap berbagai tantangan yang dihadapi.

“Ini harus kita akui. Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik, yang manis-manis. Kita harus sadar bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya,” ujarnya.

Selain menyinggung kinerja pejabat di dalam negeri, Presiden juga mengingatkan situasi global yang saat ini dinilai semakin kompleks dan penuh risiko. Ia mencontohkan berbagai konflik yang masih berlangsung di sejumlah kawasan dunia.

Menurut Prabowo, perang yang terjadi di kawasan Eropa serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menjadi bukti bahwa stabilitas global tidak selalu terjamin. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian bagi seluruh negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga : Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam

Presiden menilai meskipun Indonesia secara geografis berada jauh dari pusat konflik, perkembangan yang terjadi di satu wilayah dapat berdampak luas terhadap negara lain karena dunia saat ini semakin saling terhubung.

“Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tetapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan yang diresmikan secara serentak, sebagai upaya memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait

Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet
Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial
Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas
Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam
Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Maksimalkan Uptime Pelanggan, Hino Tingkatkan Dealer di Yogyakarta

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:50 WIB

Quality Update, Suzuki Grand Vitara Berpotensi Alami Masalah Komponen

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WIB

Cuaca Ekstrem, Mobil SUV Makin Menjadi Pilihan

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:57 WIB

Tambah Diler, Mitsubishi Motors Penetrasi Pasar Sulawesi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ekspansi! Jaecoo Resmikan Diler Mobil Semarang

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:22 WIB

Mitsubishi Motors Gelar Kontes Diler 2025, Simak Para Pemenangnya

Berita Terbaru