Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

- Pewarta

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sambutan saat peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Tera Nusantara.com)

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sambutan saat peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menangani secara transparan dan akuntabel kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob Bripka MS terhadap dua pelajar di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

“Saya kira hal-hal seperti itu kita transparan ya. Saat ini proses penyelidikan dan pendalaman sudah dilakukan secara menyeluruh,” kata Sigit saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Kapolri menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Ia memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu.

Kasus tersebut bermula dari dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan Bripka MS terhadap dua pelajar. Korban pertama, seorang siswa MTsN Maluku Tenggara berinisial AT (14), diduga dipukul di bagian kepala hingga mengalami pendarahan serius dan akhirnya meninggal dunia. Sementara itu, korban kedua, NK (15), yang merupakan kakak kandung AT, juga diduga mengalami penganiayaan hingga menderita patah tulang.

Baca Juga : RTRW Sulut Tuntas, Nusron Wahid Tekankan Sinkronisasi Daerah Demi Kepastian Hukum dan Investasi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa institusinya akan bersikap tegas dalam menangani perkara ini. Menurutnya, Polri berkomitmen penuh terhadap proses penegakan hukum dan kode etik secara transparan serta akuntabel.

“Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu yang terlibat, secara transparan dan akuntabel,” ujar Johnny di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Johnny juga mengajak keluarga korban serta seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal jalannya proses hukum agar dapat berjalan sesuai prinsip keadilan dan supremasi hukum. Menurutnya, keterbukaan dalam penanganan perkara ini menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selain itu, Polri menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat atas tindakan oknum anggota yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Tindakan tersebut, lanjut Johnny, berpotensi mencederai citra dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Baca Juga : KMP Dharma Bahari Sumekar III Dinilai Tak Layak Layar, FPK Mendesak Penambahan Armada ASDP

Johnny juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya AT serta menyatakan empati kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Saat ini, proses penyelidikan terhadap Bripka MS masih terus berjalan. Polri memastikan akan menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan menegakkan hukum seadil-adilnya demi menjaga keadilan serta marwah institusi kepolisian

Berita Terkait

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan
Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial
Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas
Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam
RTRW Sulut Tuntas, Nusron Wahid Tekankan Sinkronisasi Daerah Demi Kepastian Hukum dan Investasi
NasDem Gelar Buka Puasa Bersama Hari Pertama Ramadhan, Hadir Sejumlah Tokoh Nasional
Menko Pangan Dorong SPPG Kantongi SLHS demi Jamin Kualitas MBG

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:41 WIB

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:30 WIB

Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:40 WIB

Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:24 WIB

Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:12 WIB

Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:50 WIB

RTRW Sulut Tuntas, Nusron Wahid Tekankan Sinkronisasi Daerah Demi Kepastian Hukum dan Investasi

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:31 WIB

NasDem Gelar Buka Puasa Bersama Hari Pertama Ramadhan, Hadir Sejumlah Tokoh Nasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:18 WIB

Menko Pangan Dorong SPPG Kantongi SLHS demi Jamin Kualitas MBG

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan melalui tayangan konferensi video dari Jakarta, Senin (9/3/2026). (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

Selasa, 10 Mar 2026 - 12:41 WIB