Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas

- Pewarta

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemensos dan BGN rapat bersama soal MBG bagi lansia dan disabilitas (foto:Kemensos/Tera Nusantara.com)

Kemensos dan BGN rapat bersama soal MBG bagi lansia dan disabilitas (foto:Kemensos/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Upaya ini dilakukan guna memastikan program tersebut berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu menjangkau kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul dengan Kepala BGN Dadan Hindayana di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas konsep, mekanisme kerja sama, hingga pola distribusi makanan bergizi bagi penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini saya berkoordinasi dengan Kepala BGN Prof Dadan untuk mematangkan makan bergizi gratis khusus untuk lansia dan penyandang disabilitas. Saya bersyukur karena konsepnya makin matang dan sudah ketemu kira-kira bagaimana bentuk kerja samanya,” ujar Gus Ipul.

Program MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas ini merupakan pengembangan dari program Permakanan yang selama ini dijalankan Kemensos. Selama ini, bantuan makanan siap santap disalurkan melalui pendamping sosial dan kelompok masyarakat (Pokmas) di daerah. Ke depan, skema MBG nasional akan dipadukan agar jangkauan layanan semakin luas dan standar gizinya lebih terukur.

Baca Juga : MBG Dinilai Strategis Tentukan Masa Depan Bangsa

Gus Ipul menjelaskan, penyediaan makanan akan memanfaatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik BGN yang tersebar di berbagai daerah. Sementara itu, penjangkauan kepada penerima manfaat tetap dilakukan melalui mekanisme layanan sosial Kemensos yang telah berjalan.

“Nanti yang melayani tetap SPPG, sementara yang mengantar nanti dari Pokmas atau dari caregiver,” jelasnya.

Sasaran utama program ini adalah lansia dan penyandang disabilitas yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 hingga 5. Prioritas diberikan kepada lansia rentan dan penyandang disabilitas berat yang memiliki keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menilai sinergi tersebut akan mempermudah jangkauan layanan bagi kelompok rentan. Menurutnya, jaringan SPPG yang tersebar di berbagai wilayah akan menjadi tulang punggung penyediaan makanan bergizi.

“Saya kira apa yang sebenarnya jadi tugas Mensos selama ini dengan hadirnya SPPG di setiap wilayah itu akan dipermudah, karena SPPG ada di setiap wilayah di Indonesia di radius rata-rata 4 kilometer,” ujarnya.

Baca Juga : Ahmad Yohan: Perikanan Budidaya Dinilai Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Ia menambahkan, pembagian peran antara BGN dan Kemensos akan membuat proses penyediaan hingga distribusi makanan berjalan lebih efektif dan efisien. Penyediaan makanan dilakukan oleh SPPG, sementara distribusi ke penerima manfaat tetap melibatkan Pokmas dan caregiver.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, jajaran staf khusus dan tenaga ahli Menteri Sosial, serta Tenaga Ahli BGN Arief Nur Rakhman. Pemerintah berharap, sinergi ini dapat memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas gizi lansia dan penyandang disabilitas di Indonesia.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru