Teranusantara.com, Jakarta — Partai NasDem menggelar agenda buka puasa bersama pada hari pertama bulan Ramadhan di NasDem Tower, Jakarta, Kamis. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional lintas partai dan latar belakang, mulai dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Acara inti buka puasa bersama dimulai sekitar pukul 17.30 WIB setelah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tiba di lokasi kegiatan. Selain para tokoh politik, kegiatan tersebut juga diikuti oleh puluhan anak yatim yang diundang secara khusus, menambah nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial dalam momen suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Surya Paloh menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan. Ia menilai, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antartokoh bangsa dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan.
“Sungguhlah kami bersukacita, berbesar hati atas keringanan langkah dari Bapak dan Ibu semuanya untuk bersedia menghadiri undangan daripada DPP Partai NasDem,” ujar Surya Paloh di hadapan para undangan.
Baca Juga : Menko Pangan Dorong SPPG Kantongi SLHS demi Jamin Kualitas MBG
Sejumlah pimpinan partai politik turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, Bendahara Umum Partai Golkar Sari Yuliati, serta sejumlah anggota DPR RI dari berbagai fraksi. Kehadiran tokoh lintas partai ini menunjukkan semangat kebersamaan dan persatuan di tengah dinamika politik nasional.
Surya Paloh menegaskan bahwa agenda buka puasa bersama ini memiliki makna strategis dalam menjaga dan merawat silaturahmi yang telah terjalin. Menurutnya, komunikasi yang baik antarelite politik merupakan modal penting dalam membangun suasana politik yang sejuk dan konstruktif demi kepentingan bangsa.
“Agenda ini memberi makna agar silaturahmi yang telah ada tetap terjaga. Dengan begitu, kita berharap pertemuan ini dapat semakin mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Surya Paloh mengajak seluruh pihak untuk memaknai bulan Ramadhan sebagai momentum refleksi dan penguatan diri, terutama dalam meningkatkan daya tahan terhadap berbagai godaan, baik yang bersifat pribadi maupun sosial.
“Bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga berbagai hal yang dapat mempersucikan semangat dan memperkuat spirit kita dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya.
Acara buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditutup dengan doa bersama serta santap hidangan berbuka. Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan komitmen bersama untuk terus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman politik Indonesia.












