Harga Bahan Pokok Melonjak di Hari Pertama Puasa, Satgas Pangan Intensifkan Pengawasan Pasar

- Pewarta

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang sayur-mayur di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Nuh (65) tengah bertransaksi dengan pembeli, Kamis (19/2/2026). (Foto: Tera Nusantara.com)

Pedagang sayur-mayur di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Nuh (65) tengah bertransaksi dengan pembeli, Kamis (19/2/2026). (Foto: Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Harga sejumlah bahan pokok di wilayah Jakarta Barat melonjak tajam pada hari pertama puasa Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (19/2/2026). Kenaikan signifikan terjadi pada komoditas cabai, bawang merah, telur ayam, hingga daging sapi, yang memicu kekhawatiran pedagang dan konsumen terkait daya beli masyarakat.

Di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, pedagang sayur-mayur bernama Nuh (65) mengungkapkan, harga cabai rawit setan meroket dari sebelumnya Rp50 ribu–Rp60 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu–Rp110 ribu per kilogram. Menurutnya, lonjakan harga tersebut sudah terjadi sejak sepekan sebelum Ramadan.

“Itu sudah seminggu sebelum puasa naiknya,” kata Nuh, Kamis (19/2/2026).

Selain cabai rawit, harga cabai keriting naik dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram, sedangkan cabai tewe merah menembus Rp55 ribu–Rp60 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp35 ribu.

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah yang kini dijual Rp50 ribu per kilogram, naik dari Rp35 ribu. Nuh menilai, lonjakan harga berdampak langsung terhadap penurunan minat beli masyarakat.

“Kondisi ini bikin pembeli berkurang. Banyak yang mengeluh karena harga terlalu tinggi,” ujarnya.

Baca Juga : Kemendagri Minta Pemda Bergerak Cepat Tindak Kenaikan Harga Bahan Pokok

Kenaikan serupa juga terjadi pada komoditas telur ayam. Pedagang telur di pasar yang sama, Luki (25), menyebut harga telur naik dari Rp28 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Ia memprediksi harga masih berpotensi meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Biasanya naik lagi pas mau Lebaran. Bisa sampai sekitar Rp34 ribu lebih per kilo,” kata Luki.

Lonjakan harga pangan turut dirasakan di Pasar Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat. Pedagang daging sapi, Suminta, menyampaikan harga daging sapi naik dari Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram sejak sepekan sebelum puasa. Sementara itu, pedagang ayam potong, Nur, mengeluhkan kenaikan harga ayam yang terus merangkak naik tanpa tanda-tanda penurunan.

“Sekarang enggak ada yang murah. Semuanya pada naik,” keluhnya.

Di sisi lain, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Metro Jaya memperketat pengawasan harga bahan pokok di sejumlah pasar, salah satunya di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pedagang tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) maupun harga acuan pemerintah (HAP).

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Ardila Amry, menegaskan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan melalui langkah preemtif dan preventif. “Kami terus melakukan pemantauan setiap hari untuk memastikan stabilitas harga di pasar,” ujarnya.

Baca Juga : Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Jelang Imlek dan Ramadan

Selain pemantauan, Satgas Pangan juga menggandeng Dinas Perdagangan untuk memberikan teguran administratif kepada pedagang yang melanggar ketentuan harga. Langkah ini diharapkan mampu menekan praktik spekulasi serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga Lebaran.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan, sementara para pedagang diminta mematuhi aturan harga demi menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Berita Terkait

TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:59 WIB

Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:07 WIB

OJK Tegaskan Jual-Beli Rekening Tindak Pidana, Pelaku Terancam Penjara

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:23 WIB

Ahok Sebut Lapangan Golf Sebagai “Tempat Negosiasi Minyak Paling Sehat dan Murah” dalam Sidang Korupsi Pertamina

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:31 WIB

Komisi III DPR RI Nyatakan Kasus Guru Honorer Tri Wulandari di Jambi Selesai

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:07 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Perumahan Rp28 Miliar, Bareskrim Naikkan Kasus Bupati Sidoarjo ke Penyidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:03 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Terkait Pengisian Jabatan Perangkat Desa

Senin, 19 Januari 2026 - 19:33 WIB

KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Diamankan di Jawa Tengah

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:35 WIB

RUU HAPER dan Perampasan Aset Masuk DPR, Komisi III Tegaskan Penyusunan Akuntabel

Berita Terbaru