Teranusantara.com, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau pelaksanaan program Magang Nasional 2025 di perusahaan swasta PT Paragon, Jakarta, Selasa (27/1).
Teddy menyatakan program magang ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, termasuk pengalaman dan keterampilan kerja.
“Peserta magang akan mendapat banyak sekali manfaat, antara lain pengalaman dan keterampilan bekerja, juga pembimbingan serta pelatihan dari mentor,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selain keterampilan, peserta magang juga menerima uang saku atau gaji yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten setempat. Menurut Teddy, pengalaman ini akan menjadi modal penting bagi peserta ketika lulus kuliah dan memasuki dunia kerja profesional.
Di PT Paragon sendiri, tercatat lebih dari 175 pegawai magang dari Kementerian Ketenagakerjaan telah bekerja selama dua bulan. Pimpinan perusahaan mengapresiasi kontribusi peserta magang yang dianggap cepat beradaptasi, kreatif, dan mampu meningkatkan produktivitas serta kepuasan pelanggan.
Program Magang Nasional 2025 menargetkan 100.000 peserta hingga pertengahan tahun ini. Pada 2026, pemerintah berencana membuka kembali program serupa dengan jumlah peserta minimal sama.
Dengan adanya program ini, lulusan baru atau fresh graduate memiliki peluang lebih besar untuk memulai karier, sementara perusahaan mendapat tenaga kerja yang dibiayai pemerintah, sehingga menekan biaya rekrutmen sekaligus meningkatkan inovasi dan produktivitas.












