Teranusantara.com, Jakarta – Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang 2025 mencatatkan rekor tertinggi dalam sejarah pencatatan nasional. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut jumlah perjalanan wisnus pada Januari–November 2025 telah mencapai 1,09 miliar perjalanan, melampaui target 1,08 miliar perjalanan.
Pencapaian tersebut dipaparkan Menpar Widiyanti dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
“Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata domestik memiliki resiliensi yang sangat kuat dan menjadi penopang utama sektor pariwisata nasional,” ujar Widiyanti.
Selain dari sisi pergerakan wisatawan, sektor pariwisata juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, sektor ini menyerap 25,91 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Menpar: Kunjungan Wisman 2025 Tembus 15,3 Juta, Lampaui Target Nasional
Untuk memperkuat fondasi pembangunan pariwisata, Kementerian Pariwisata menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Berbagai program pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi terus digencarkan guna meningkatkan kualitas tenaga kerja pariwisata.
Pada 2026, Kemenpar menargetkan fasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi 1.900 orang, pelatihan SDM pariwisata untuk 2.090 orang di 38 provinsi, serta menghasilkan 2.950 lulusan dari enam Politeknik Pariwisata.
Menanggapi paparan tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendorong Kementerian Pariwisata agar terus merancang program yang berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat.
“Kami berharap setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak luas, karena APBN merupakan modal dasar pembangunan untuk menyejahterakan rakyat,” kata Saleh.
Baca Juga : Anggota DPR RI Dorong Pembentukan Creative Hub Indonesia di Luar Negeri
Ke depan, Kementerian Pariwisata akan memfokuskan program 2026 pada penguatan keselamatan berwisata, pengembangan desa wisata, pariwisata berkualitas, penguatan Event by Indonesia, serta implementasi Tourism 5.0 melalui digitalisasi perizinan event












