Anggota DPR RI Dorong Pembentukan Creative Hub Indonesia di Luar Negeri

- Pewarta

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI Novita Hardini. (Foto: Komisi VII DPR RI/Tera Nusantara.com)

Anggota Komisi VIII DPR RI Novita Hardini. (Foto: Komisi VII DPR RI/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta — Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) untuk membangun pusat kreatif (creative hub) Indonesia di luar negeri guna menciptakan ekosistem diplomasi budaya yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Novita dalam rapat kerja bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis. Ia menilai diplomasi budaya Indonesia saat ini masih bersifat seremonial dan belum terbangun sebagai sebuah ekosistem yang kuat.

“Kemenekraf masih mengemas diplomasi budaya bersifat etalase, bukan ekosistem. Kalau misalnya kita membahas, ekraf Korea siapa yang tidak tahu. Korea itu punya creative hub di Indonesia,” ujar Novita.

Ia mencontohkan bagaimana pelaku industri kreatif Korea, termasuk rumah produksi, telah lama berkiprah dan berkembang di Indonesia. Sebaliknya, Indonesia belum memiliki pusat kreatif di Korea atau negara lain yang dapat menjadi wadah penjajakan bisnis, kolaborasi, hingga penguatan kekayaan intelektual.

Baca Juga : Komisi III DPR RI Nyatakan Kasus Guru Honorer Tri Wulandari di Jambi Selesai

Menurut Novita, ketiadaan creative hub Indonesia di luar negeri membuat hubungan budaya dengan negara-negara maju belum terbangun secara optimal. Dampaknya, kerja sama yang terjalin masih bersifat jangka pendek dan transaksional.

“Hubungan dengan negara-negara maju itu hanya per acara, bukan kemitraan jangka panjang. Apakah ada grand design creative hub Indonesia di kota-kota kunci dunia seperti London, New York, Tokyo, atau Korea?” kata dia.

Selain isu diplomasi budaya, Novita juga menyoroti pentingnya penguatan pengaman sosial bagi pekerja industri kreatif. Ia menilai hingga kini pekerja ekraf di Indonesia belum memperoleh perlindungan yang setara dengan standar global.

“Kalau ini tidak digarap oleh Kemenekraf, akan terjadi brain drain. Talenta-talenta terbaik Indonesia bisa memilih ke luar negeri karena sistem di negara maju lebih menjamin masa depan mereka secara manusiawi,” ujarnya.

Baca Juga : Ahmad Yohan: Perikanan Budidaya Dinilai Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Lebih lanjut, Novita menekankan pentingnya pendekatan humanisme dalam pengembangan industri ekonomi kreatif. Ia menilai kepercayaan para kreator hanya dapat dibangun jika negara hadir melalui kepastian perlindungan hukum, jaminan kesehatan, dan keamanan kerja bagi para pelaku industri kreatif nasional.

Berita Terkait

Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet
Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan
Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial
Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas
Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Maksimalkan Uptime Pelanggan, Hino Tingkatkan Dealer di Yogyakarta

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:50 WIB

Quality Update, Suzuki Grand Vitara Berpotensi Alami Masalah Komponen

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WIB

Cuaca Ekstrem, Mobil SUV Makin Menjadi Pilihan

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:57 WIB

Tambah Diler, Mitsubishi Motors Penetrasi Pasar Sulawesi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ekspansi! Jaecoo Resmikan Diler Mobil Semarang

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:22 WIB

Mitsubishi Motors Gelar Kontes Diler 2025, Simak Para Pemenangnya

Berita Terbaru