Presiden Prabowo Tantang Pihak yang Tak Menyukainya Adu di Pilpres 2029

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat sambutan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Foto: Tera Nusantara.com)

Presiden Prabowo Subianto saat sambutan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Foto: Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Bogor – Presiden Prabowo Subianto melontarkan tantangan terbuka kepada pihak-pihak yang tidak menyukainya untuk beradu secara sah melalui Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

“Kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silahkan 2029 bertarung,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyoroti aksi demonstrasi yang menurutnya sengaja dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menciptakan kerusuhan. Ia menegaskan bahwa unjuk rasa adalah hak, tetapi kerusuhan yang mengikuti aksi tersebut justru membahayakan bangsa dan negara.

“Demo boleh, tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan. Kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara,” tegasnya.

Baca Juga : Pemerintah Siap Dialog dengan MUI soal Kontroversi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Presiden juga memperingatkan akan menindak tegas siapapun yang melakukan tindakan anarkis, termasuk pembakaran dan penggunaan bom molotov.

“Bakar-bakar dan bom molotov saya katakan itu membahayakan dan itu pidana. Saya tidak ragu-ragu,” ujar Prabowo.

Lebih jauh, Prabowo menuduh adanya campur tangan kekuatan asing dalam upaya menciptakan kekacauan di Indonesia. Menurutnya, kelompok-kelompok yang melakukan provokasi telah mendapat sokongan dari pihak luar, baik secara sadar maupun tidak sadar.

“Jadi kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak sadar, saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing. Yakin saya, yakin saya, dan saya punya bukti,” kata Prabowo.

Baca Juga : Wamenkomdigi: Ancaman Siber Berbasis AI Kian Nyata, Masyarakat Jadi Sasaran Langsung

Presiden Prabowo menekankan pentingnya menghentikan segala upaya adu domba demi melindungi rakyat dari dampak instabilitas yang ditimbulkan.

Berita Terkait

TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:59 WIB

Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:07 WIB

OJK Tegaskan Jual-Beli Rekening Tindak Pidana, Pelaku Terancam Penjara

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:23 WIB

Ahok Sebut Lapangan Golf Sebagai “Tempat Negosiasi Minyak Paling Sehat dan Murah” dalam Sidang Korupsi Pertamina

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:31 WIB

Komisi III DPR RI Nyatakan Kasus Guru Honorer Tri Wulandari di Jambi Selesai

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:07 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Perumahan Rp28 Miliar, Bareskrim Naikkan Kasus Bupati Sidoarjo ke Penyidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:03 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Terkait Pengisian Jabatan Perangkat Desa

Senin, 19 Januari 2026 - 19:33 WIB

KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Diamankan di Jawa Tengah

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:35 WIB

RUU HAPER dan Perampasan Aset Masuk DPR, Komisi III Tegaskan Penyusunan Akuntabel

Berita Terbaru