AHY Tawarkan Arah Baru Ekonomi Nasional: Pertumbuhan Harus Berujung Kemakmuran Rakyat

- Pewarta

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paparan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam Yudhoyono Dialogue Forum bertajuk The New Economy, New Road to Prosperity di Museum dan Galeri SBY–ANI, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026). (Foto: Dok. The Yudhoyono Institute/Tera Nusantara.com)

Paparan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam Yudhoyono Dialogue Forum bertajuk The New Economy, New Road to Prosperity di Museum dan Galeri SBY–ANI, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026). (Foto: Dok. The Yudhoyono Institute/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Pacitan — Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menawarkan arah baru pembangunan ekonomi nasional yang sejalan dengan agenda transformasi Presiden Prabowo Subianto. Menurut AHY, pertumbuhan ekonomi semata tidaklah cukup jika tidak bertransformasi menjadi kemakmuran nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Gagasan tersebut disampaikan AHY dalam Yudhoyono Dialogue Forum bertajuk The New Economy, New Road to Prosperity yang digelar di Museum dan Galeri SBY–ANI, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026). Dalam forum tersebut, AHY yang juga menjabat Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menegaskan bahwa keberhasilan ekonomi tidak boleh berhenti pada angka statistik.

“Indonesia harus maju, bukan sekadar tumbuh. Pertumbuhan harus bertransformasi menjadi kemakmuran yang adil dan bisa dirasakan langsung di kantong serta meja makan rakyat,” ujar AHY dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga : Presiden Prabowo Lantik 8 Anggota Dewan Energi Nasional Periode 2026–2030, Ini Daftar Anggotanya

AHY memaparkan lima pilar utama Ekonomi Baru yang ditawarkannya. Pilar pertama adalah pembangunan infrastruktur sebagai instrumen keadilan sosial untuk menekan biaya logistik dan mengurangi kesenjangan harga antarwilayah. Pilar kedua, penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau sebagai fondasi produktivitas serta penciptaan lapangan kerja.

Pilar ketiga adalah penguatan konektivitas fisik dan digital agar daerah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak tertinggal dalam arus pembangunan. Pilar keempat menitikberatkan pada investasi sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Sementara itu, pilar kelima menekankan percepatan pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam layanan publik yang efisien dan transparan, dengan tetap berlandaskan etika serta regulasi yang jelas.

AHY menilai berbagai tantangan global, mulai dari krisis iklim hingga dinamika geopolitik, menuntut kebijakan ekonomi yang konkret dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar jargon.

Baca Juga : Kementan Respons Cepat, Harga Daging Sapi Stabil Jelang Ramadhan dan Idulfitri 2026

“Kemakmuran adalah pengalaman hidup yang lebih baik bagi nelayan, buruh, hingga content creator muda,” katanya.

Forum tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Chairul Tanjung, Otto Toto Sugiri, Prof. Hermanto, Dr. Yose Rizal, Prof. Moh. Nuh, dan Dr. Ilham Habibie. Acara ditutup dengan arahan dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru