Prabowo Klaim Indonesia Resmi Swasembada Beras, Stok Tertinggi Sepanjang Sejarah

- Pewarta

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri Mujahadah Kubro dalam rangka hari lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Foto: Antara/Tera Nusantara.com)

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri Mujahadah Kubro dalam rangka hari lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Foto: Antara/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Malang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengklaim Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras. Menurutnya, keberhasilan tersebut ditopang oleh kebijakan pemerintah dalam memangkas harga pupuk serta memastikan distribusinya tepat sasaran kepada para petani.

Klaim itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro peringatan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Prabowo menegaskan, persoalan pupuk menjadi kunci utama peningkatan produksi pangan nasional. Ia menyebut pemerintah berhasil mengambil alih tata kelola pupuk sehingga petani mendapatkan pupuk secara adil, cukup, dan dengan harga lebih murah.

“Saya sudah buktikan, pemerintah sudah buktikan begitu kita ambil alih pemerintahan, kita bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani dengan adil dan dengan cukup dan dengan harga yang kita turunkan,” ujar Prabowo.

Baca Juga : Kementan Respons Cepat, Harga Daging Sapi Stabil Jelang Ramadhan dan Idulfitri 2026

Setelah persoalan pupuk dibenahi, Prabowo menyatakan posisi cadangan beras nasional kini berada pada level paling aman. Bahkan, stok beras di gudang pemerintah diklaim menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

“Alhamdulillah pertama kali dalam sejarah republik kita cadangan beras kita di gudang-gudang kita yang tertinggi selama sejarah Republik Indonesia,” katanya.

Prabowo menambahkan, Indonesia secara resmi mencapai swasembada beras sejak 31 Desember 2025. Pemerintah pun menargetkan capaian lanjutan berupa swasembada jagung dalam waktu dekat, hingga swasembada pangan secara menyeluruh dalam tiga tahun ke depan.

“Sejak 31 Desember 2025 Indonesia sekarang swasembada beras dan Insya Allah sebentar lagi swasembada jagung, dan Insya Allah dalam tiga tahun lagi kita akan swasembada pangan semuanya,” ujarnya.

Di sektor hilir, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan lepas tangan dalam menjaga stabilitas harga pangan. Negara, kata dia, akan terus hadir untuk menekan harga demi menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga : Program MBG Serap Satu Juta Tenaga Kerja, Prabowo Optimistis Capai 82 Juta Penerima Manfaat

“Ibu-ibu sekalian, kita bertekad menurunkan harga pangan untuk seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memaparkan capaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program itu disebut telah menjangkau sekitar 60 juta anak, ibu, dan lansia dalam waktu kurang dari satu setengah tahun. Pemerintah menargetkan cakupan penerima meningkat hingga 82,3 juta orang sebelum akhir 2026.

“Dalam waktu kurang dari satu setengah tahun kita sudah bisa memberi makan kepada 60 juta anak-anak, ibu-ibu dan orang-orang tua. InsyaAllah sebelum akhir tahun 2026 ini kita akan sampai 82,3 juta yang berhak,” pungkas Prabowo.

Berita Terkait

TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:59 WIB

Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:07 WIB

OJK Tegaskan Jual-Beli Rekening Tindak Pidana, Pelaku Terancam Penjara

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:23 WIB

Ahok Sebut Lapangan Golf Sebagai “Tempat Negosiasi Minyak Paling Sehat dan Murah” dalam Sidang Korupsi Pertamina

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:31 WIB

Komisi III DPR RI Nyatakan Kasus Guru Honorer Tri Wulandari di Jambi Selesai

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:07 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Perumahan Rp28 Miliar, Bareskrim Naikkan Kasus Bupati Sidoarjo ke Penyidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:03 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Terkait Pengisian Jabatan Perangkat Desa

Senin, 19 Januari 2026 - 19:33 WIB

KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Diamankan di Jawa Tengah

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:35 WIB

RUU HAPER dan Perampasan Aset Masuk DPR, Komisi III Tegaskan Penyusunan Akuntabel

Berita Terbaru