Teranusantara.com, SEMARANG – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) memperkuat komitmennya dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional dengan meluncurkan empat produk terbaru sekaligus meresmikan fasilitas perakitan baru di Kawasan Industri Candi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan kendaraan listrik yang semakin lengkap, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.
Dalam kesempatan itu, Ofero memperkenalkan dua sepeda listrik yang telah resmi dipasarkan, yakni Ledo 5 dan Galaxy 6. Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan dua produk yang akan diluncurkan tahun ini, yaitu sepeda listrik bergaya neo-retro Monster dan motor listrik multifungsi Carria 1.
Sales Manager Ofero Indonesia, Super Wang, mengatakan peluncuran produk baru dan fasilitas perakitan di Semarang menjadi tonggak penting bagi perkembangan Ofero di pasar Indonesia.
“Peluncuran produk baru dan fasilitas perakitan Semarang menjadi langkah penting bagi perjalanan Ofero di Indonesia. Kami ingin menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya inovatif, tetapi juga lebih lengkap serta mudah dijangkau oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, Ofero akan terus mengembangkan berbagai inovasi kendaraan listrik melalui proses perakitan yang mengutamakan kualitas, didukung jaringan dealer yang semakin luas serta layanan purna jual yang lebih komprehensif.
Ledo 5 dirancang sebagai sepeda listrik untuk mobilitas harian dengan desain modern, efisien, dan mudah digunakan. Sementara Galaxy 6 menyasar konsumen yang menginginkan tampilan lebih premium melalui desain futuristik dan pengalaman berkendara yang lebih ekspresif.
Untuk pasar Indonesia, Ledo 5 dipasarkan dengan harga rekomendasi Rp3.999.000. Sedangkan Galaxy 6 tersedia dalam dua pilihan baterai, yakni versi 48V15Ah seharga Rp5.299.000 dan versi 48V20Ah dengan harga Rp5.999.000. Harga tersebut berlaku untuk wilayah Pulau Jawa.
Selain dua produk yang telah dipasarkan, Ofero juga menyiapkan Monster sebagai model flagship sepeda listrik bergaya neo-retro yang menyasar pecinta otomotif. Adapun Carria 1 dikembangkan sebagai motor listrik multifungsi yang ditujukan untuk kebutuhan operasional, logistik ringan, hingga mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tak hanya memperluas lini produk, Ofero juga meresmikan fasilitas perakitan terbaru di Kawasan Industri Candi, Semarang. Pabrik tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kapasitas produksi dan mempercepat distribusi kendaraan listrik ke seluruh jaringan dealer di Indonesia.
Fasilitas baru itu ditargetkan mampu memproduksi hingga 2.000 unit kendaraan listrik per hari. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik tersebut juga diproyeksikan mendukung ekspor ke sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Filipina dan Thailand.
Brand Department Ofero Indonesia, Auditya Gunawan, mengatakan pembangunan fasilitas produksi di Indonesia menjadi bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.
“Melalui peluncuran produk baru dan fasilitas perakitan di Semarang ini, Ofero ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren masa depan, tetapi sudah menjadi solusi mobilitas yang semakin dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kami percaya kombinasi antara inovasi produk dengan varian tipe dan harga yang lebih lengkap serta pengembangan ekosistem produksi di Indonesia akan menjadi fondasi penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara lebih luas,” kata Auditya.
Dengan peluncuran empat produk baru dan beroperasinya fasilitas perakitan di Semarang, Ofero optimistis dapat memperluas penetrasi kendaraan listrik di berbagai segmen masyarakat sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.












