Dulang Cuan, CV Yong Fisheries Ekspor Lagi Kerapu Hidup ke Hong Kong

- Pewarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikan kerapu punya nilai ekonomi yang luar biasa besar - Foto KKP

Ikan kerapu punya nilai ekonomi yang luar biasa besar - Foto KKP

Teranusantara.com, JAKARTA – CV Yong Fisheries berhasil mengekspor ikan kerapu hidup ke Hong Kong untuk ketiga kalinya sebanyak 4.625 kilogram pada 2026. Kali ini, komoditas dari perairan Dusun Ubur, Kabupaten Maluku Tenggara, itu dikirim menggunakan kapal laut MV Great Fortune pada 1–3 Juni 2026.

Bea Cukai Tual mencatat total keseluruhan ekspor yang dihasilkan CV Yong Fisheries hingga saat ini sebesar 21.091 kilogram dengan total nilai devisa ekspor sebesar US$290.471. Angka ini menunjukkan besarnya potensi sektor perikanan Maluku sebagai salah satu penggerak ekspor daerah. Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat posisi Maluku sebagai wilayah penghasil komoditas perikanan unggulan yang diminati pasar internasional.

“Ekspor ini menjadi bukti bahwa hasil laut dari wilayah timur Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional yang dikenal memiliki standar kualitas tinggi, khususnya untuk komoditas ikan hidup,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tual, Wahyu Lafrias.

Hong Kong merupakan salah satu pasar utama produk perikanan hidup di Asia yang mengutamakan kesegaran dan kualitas produk. Komoditas yang diekspor terdiri dari berbagai jenis ikan kerapu bernilai ekonomi tinggi, antara lain kerapu batik, kerapu macan, kerapu tikus, kerapu bakau, kerapu sunu, dan kerapu campur. Seluruh ikan dikirim dalam kondisi hidup untuk menjaga kualitas produk hingga tiba di negara tujuan.

Wahyu menegaskan bahwa Bea Cukai Tual berkomitmen mendukung kelancaran kegiatan ekspor melalui pengawasan dan pelayanan kepabeanan yang optimal, sehingga produk-produk unggulan dari wilayah maluku dapat semakin kompetitif dan mampu menembus pasar global.

“Kami berharap aktivitas ekspor ini dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga mampu membantu menggerakkan perekonomian daerah, khususnya di Kota Tual dan sekitarnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

RedDoorz: Perilaku Wisatawan Gen Z Berubah, Jogja Tetap Tujuan Favorit
Berhemat Devisa, Indonesia dan Filipina Teken Imbal Dagang Rp6,29 Triliun
Wisatawan Mengarah Efisiensi, Hotel Palette Justru Ekspansi 7 Properti
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet
Rakernas Inkopontren Dorong Modernisasi Koperasi Pondok Pesantren untuk Pertumbuhan Ekonomi
Airlangga: Pemerintah Tak Toleransi Saham Gorengan, Pelaku Siap Ditindak
Permintaan Tinggi, HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Naik
Antisipasi Gangguan Cuaca, Pemerintah Percepat Distribusi Bahan Pokok Jelang Ramadan

Berita Terbaru