Teranusantara.com, AMBON – PT Lumbung Ikan Maluku (LIM) memperluas pasar ekspor frozen tuna loin ke Jepang, setelah sebelumnya secara rutin melakukan ekspor ke Amerika Serikat (AS).
Ekspansi pasar itu ditandai dengan ekspor perdana frozen tuna loin sebanyak dua boks ke Jepang, Senin (19/01). LIM mengekspor frozen tuna loin melalui jalur udara dengan rute Ambon-Jakarta-Bali-Jepang.
Frozen tuna loin adalah potongan daging ikan tuna bagian tengah (pinggang) yang telah diproses, dibersihkan dari kulit, tulang, dan daging hitam, lalu dibekukan dengan cepat untuk menjaga kesegaran, kualitas, serta nutrisinya, menjadikannya produk premium siap saji untuk berbagai masakan sehat seperti steak, sashimi, atau sushi.
Dalam pelaksanaan ekspor tersebut, LIM mengajukan pemberitahuan ekspor barang (PEB) secara mandiri dengan asistensi dari Bea Cukai Ambon.
Perusahaan ini juga mengajukan PEB menggunakan sistem single submission (SSM) Ekspor melalui portal LNSW (Lembaga National Single Window) sebagai bentuk optimalisasi pemanfaatan layanan kepabeanan berbasis elektronik.
“Seluruh rangkaian proses ekspor terlaksana sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku guna memastikan kualitas serta mutu produk tetap terjaga hingga tiba di negara tujuan,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Ambon M. Farid Irfan M.
Ia berharap, melalui ekspor perdana ke Jepang ini, LIM dapat membuka peluang pasar baru, memperluas jangkauan ekspor produk perikanan Maluku, serta meningkatkan daya saing produk perikanan nasional di pasar internasional.
“Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pelaku usaha dan Bea Cukai, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Provinsi Maluku,” pungkas Farid.












