Kemenekraf Perkuat Kualitas MBG Lewat Program MASAMO di Lampung

- Pewarta

Senin, 16 Februari 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Rajabasa 3 dalam kolaborasi Program Ekraf Masak Bersama Master (MASAMO) untuk mendukung Program Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG), di Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026). (Foto: Kementerian Ekonomi Kreatif/Tera Nusantara.com)

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Rajabasa 3 dalam kolaborasi Program Ekraf Masak Bersama Master (MASAMO) untuk mendukung Program Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG), di Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026). (Foto: Kementerian Ekonomi Kreatif/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif memperkuat kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan kompetensi juru masak lewat kegiatan MASAMO (Masak Bersama Master Chef). Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan standar kuliner nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, program MASAMO tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dapur MBG, tetapi juga mendorong keterlibatan industri kreatif dalam penguatan standar kuliner nasional.

“Melalui MASAMO, kita memperkuat SDM dapur MBG sekaligus mendorong keterlibatan industri kreatif dalam peningkatan standar kuliner nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Riefky dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto mengamanatkan Kementerian Ekraf untuk mendorong kebangkitan industri kreatif berbasis kekayaan intelektual di seluruh daerah sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, kuliner menjadi salah satu prioritas utama.

Baca Juga : Komisi VII DPR Sambut Positif Diskon Tiket Pesawat 17-18 Persen

Program MASAMO hadir sebagai strategi konkret untuk meningkatkan kapasitas juru masak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pendampingan langsung bersama chef profesional. Pendampingan ini bertujuan memastikan kualitas dan variasi menu, standar kebersihan, serta kandungan gizi dan protein sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.

Kegiatan MASAMO kali ini digelar di SPPG Rajabasa 3, Lampung, hasil kolaborasi antara Kementerian Ekraf, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Metro, Badan Gizi Nasional, pengelola dan juru masak SPPG, serta dukungan industri perlengkapan dapur nasional Oxone.

Sebanyak 50 juru masak SPPG mengikuti pelatihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan dapur MBG. Pelatihan menghadirkan pelatih program MASAMO sekaligus Juri MasterChef Indonesia, Norman Ismail.

Materi pelatihan meliputi keamanan pangan, personal hygiene, pengelolaan bahan baku, penyimpanan makanan matang, penerapan prinsip Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), serta teknik memasak sehat dan optimalisasi pengelolaan dapur komunitas.

Menurut Riefky, penguatan kapasitas juru masak menjadi kunci keberhasilan Program MBG. Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 65 juta penerima manfaat secara nasional melalui lebih dari 21.897 unit SPPG.

“Tahun ini ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 83 juta penerima manfaat dengan lebih dari 36.600 unit SPPG di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga : JK: Prabowo Hadapi Beban Utang dan Ancaman Perlambatan Global di Awal Pemerintahan

Ia menegaskan, MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, tetapi juga instrumen strategis untuk menjaga kualitas asupan gizi secara konsisten di seluruh daerah.

Lampung dinilai memiliki potensi besar pada subsektor kuliner, fesyen, kriya, dan konten digital. Sinergi antara pemerintah, akademisi, komunitas, media, pelaku usaha, dan lembaga keuangan dinilai menjadi kunci untuk mengangkat merek lokal ke pasar nasional hingga global.

Pelaksanaan MASAMO di Lampung diharapkan menjadi contoh kolaborasi multipihak dalam mendukung program nasional sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, khususnya sektor pertanian, peternakan, perdagangan, dan jasa yang terlibat dalam rantai pasok MBG.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru