Komisi VII DPR Sambut Positif Diskon Tiket Pesawat 17-18 Persen

- Pewarta

Senin, 16 Februari 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agar Daya Beli Kembali Berotot, DPR Dukung Pesta Diskon Tiket Pesawat Jelang Lebaran. (Foto: DPR RI/Tera Nusantara.com)

Agar Daya Beli Kembali Berotot, DPR Dukung Pesta Diskon Tiket Pesawat Jelang Lebaran. (Foto: DPR RI/Tera Nusantara.com)

Nusawarta.id, Jakarta – Komisi VII DPR RI menyambut baik kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tiket pesawat sebesar 17 hingga 18 persen untuk penerbangan domestik kelas ekonomi. Kebijakan ini dinilai dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat daya beli jelang mudik dan libur Idul Fitri 2026.

Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, mengatakan kebijakan tersebut menjadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

“Tentu masyarakat akan merencanakan perjalanan negerinya baik itu pulang kampung atau sekadar libur lebaran. Semua pihak menikmatinya,” kata Hendry di Pekanbaru, Senin (16/2/2026).

Menurut Hendry, kebijakan diskon tiket tidak hanya membantu masyarakat yang ingin mudik, tetapi juga berpotensi mendorong pergerakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah. Untuk itu, ia mendorong mitra Komisi VII DPR agar memaksimalkan momentum ini melalui kebijakan turunan yang mendukung.

Baca Juga : JK: Prabowo Hadapi Beban Utang dan Ancaman Perlambatan Global di Awal Pemerintahan

Ia mencontohkan, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif dapat menggencarkan promosi destinasi unggulan di setiap daerah. Selain itu, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah juga diharapkan mendorong pelaku UMKM, termasuk toko oleh-oleh, untuk memberikan insentif tambahan guna menarik wisatawan.

“Pelaku usaha harus memanfaatkan kebijakan ini untuk meraup keuntungan maksimal, sehingga dampak ekonominya semakin luas,” ujarnya.

Anggaran Rp911,16 Miliar

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk program diskon tiket transportasi mudik Idul Fitri.

“Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar yang berasal dari APBN maupun non-APBN,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, diskon tiket pesawat diberikan melalui kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat kelas ekonomi rute domestik. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 4 Tahun 2026.

Diskon tiket pesawat berlaku untuk periode penerbangan 14-29 Maret 2026, dengan masa pembelian tiket mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026. Pemerintah menargetkan program ini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 3,3 juta penumpang sebagai bagian dari sinergi lintas kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan industri penerbangan.

Baca Juga : Bamsoet Dukung Wacana Prabowo Tata Ulang Sistem Politik dan Pemilu

Selain transportasi udara, pemerintah juga memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kereta api pada periode perjalanan yang sama, dengan target 1,2 juta penumpang PT Kereta Api Indonesia.

Untuk angkutan laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan potongan harga tiket hingga 30 persen yang berlaku mulai 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target sekitar 445.000 penumpang.

Pemerintah berharap rangkaian insentif transportasi tersebut mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi nasional selama periode mudik dan libur Lebaran 2026.

Berita Terkait

TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:59 WIB

Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:07 WIB

OJK Tegaskan Jual-Beli Rekening Tindak Pidana, Pelaku Terancam Penjara

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:23 WIB

Ahok Sebut Lapangan Golf Sebagai “Tempat Negosiasi Minyak Paling Sehat dan Murah” dalam Sidang Korupsi Pertamina

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:31 WIB

Komisi III DPR RI Nyatakan Kasus Guru Honorer Tri Wulandari di Jambi Selesai

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:07 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Perumahan Rp28 Miliar, Bareskrim Naikkan Kasus Bupati Sidoarjo ke Penyidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:03 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Terkait Pengisian Jabatan Perangkat Desa

Senin, 19 Januari 2026 - 19:33 WIB

KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Diamankan di Jawa Tengah

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:35 WIB

RUU HAPER dan Perampasan Aset Masuk DPR, Komisi III Tegaskan Penyusunan Akuntabel

Berita Terbaru