Banjir Terus Berulang di Kalsel, Aktivis HMI Sebut Deforestasi dan Ratusan PETI Batu Bara Pemicu Utama

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Selatan kembali dilanda banjir dalam beberapa waktu terakhir. Peristiwa ini menuai perhatian berbagai kalangan, salah satunya datang dari Wakil Bendahara Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Maulana Fikry. Ia menilai bencana banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut tidak bisa dilepaskan dari masifnya kerusakan lingkungan.

Menurut Maulana Fikry, deforestasi yang terus berlangsung di Kalimantan Selatan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko banjir. Hilangnya kawasan hutan menyebabkan daya serap tanah terhadap air hujan semakin menurun, sehingga aliran air tidak terkendali dan berujung pada genangan di permukiman warga.

“Banjir di Kalimantan Selatan akhir-akhir ini tidak terjadi begitu saja. Salah satu penyebab utamanya adalah deforestasi yang sangat marak dan tidak terkendali,” ujar Maulana Fikry dalam keterangannya.

Selain deforestasi, ia juga menyoroti keberadaan tambang ilegal yang dinilai memperparah kerusakan lingkungan. Aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut, kata dia, tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat.

“Tambang ilegal harus menjadi atensi serius pemerintah. Aktivitas ini jelas merusak ekosistem dan berkontribusi besar terhadap terjadinya bencana alam, termasuk banjir,” tegasnya.

Maulana Fikry yang juga merupakan putra daerah Kalimantan Selatan menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk memitigasi kerusakan lingkungan yang telah terjadi. Upaya tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya dengan penanganan pascabencana, tetapi harus menyentuh akar permasalahan.

Ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk melakukan penertiban secara tegas terhadap tambang-tambang ilegal yang masih beroperasi. Penutupan tambang ilegal dinilai menjadi langkah mendesak guna mencegah bencana serupa terulang di masa depan.

“Saran saya, pemerintah harus segera melakukan mitigasi atas kehancuran lingkungan yang terjadi di Kalimantan Selatan. Salah satu langkah paling penting adalah menutup seluruh tambang ilegal,” katanya.

Lebih lanjut, Maulana Fikry berharap pemerintah dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan organisasi kepemudaan, dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa penyelamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi keselamatan generasi sekarang dan mendatang.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru