Teranuasantara.com, BELANG-BELANG – PT Jambi Semesta Biomassa mengekspor cangkang sawit ke Jepang sebanyak Sabtu (24/1/2026) senilai nilai sebesar US$1,03 juta.
Ekspor cangkang sawit tujuan Jepang itu oleh PT Jambi Semesta Biomassa menggunakan kapal MV Bootes Twin.
Kepala Kantor Bea Cukai Parepare, Dawny Marbagio mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan layanan ekspor komoditas cangkang sawit melalui Pelabuhan Belang-Belang.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepabeanan yang profesional dan optimal kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya di bidang kepabeanan dan cukai,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Parepare, Dawny Marbagio.
Layanan kepabeanan yang optimal ini memastikan proses ekspor berjalan lancar, sehingga pelaku usaha dapat mengirimkan produknya tepat waktu dan tetap menjaga daya saing di pasar internasional.
Selain memberikan manfaat bagi perusahaan, kelancaran ekspor yang tercipta juga mendorong perputaran ekonomi, membuka peluang kerja, serta meningkatkan penerimaan negara yang hasilnya kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Upaya tersebut merupakan bagian dari peran Bea Cukai dalam mendukung kegiatan perdagangan internasional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ekspor cangkang sawit tujuan Jepang senilai US$1,030 juta itu juga menghasilkan penerimaan negara berupa bea keluar sebesar Rp1.180.912.000 dan pungutan sawit sebesar Rp506.106.000.
Cangkang sawit adalah kulit keras yang membungkus inti (kernel) buah kelapa sawit. Bagian ini termasuk limbah padat dari proses pengolahan kelapa sawit, tapi justru punya banyak manfaat.
Cangkang sawit digunakan untuk bahan bakar boiler atau pengganti batu bara di pabrik kelapa sawit. Cangkang sawit juga bisa digunakan sebagai bahan baku briket atau energi biomassa, campuran material konstruksi (beton, paving block), dan bahan karbon aktif untuk filter air dan Udara.
Oleh karena itu, cangkang sawit menjadi komoditas ekspor yang dibutuhkan pasar sebagai sumber energi terbarukan.












