Negosiasi Rampung, Tarif Produk Indonesia ke AS Turun Jadi 19 Persen

- Pewarta

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan kebijakan stimulus ekonomi jelang Ramadan dan Lebaran 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).(Foto: Instagram @sekretariat.kabinet/Tera Nusantara.com)

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan kebijakan stimulus ekonomi jelang Ramadan dan Lebaran 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).(Foto: Instagram @sekretariat.kabinet/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan proses negosiasi tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah rampung. Dalam kesepakatan tersebut, tarif produk Indonesia yang masuk ke pasar AS ditetapkan sebesar 19 persen.

“Dan terakhir perundingan dengan AS sudah selesai perundingannya. Kini, tinggal tanda tangan,” ujar Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Airlangga, angka tersebut merupakan hasil penurunan signifikan dari tarif awal yang dipatok sebesar 32 persen. Namun, rincian terkait daftar barang atau komoditas yang akan dikenakan tarif tersebut belum dapat diumumkan sebelum dokumen resmi ditandatangani kedua kepala negara.

“Kita turun dari 32 ke 19 tapi belum ada tanda tangan, jadi yang lain akan didisclose setelah tanda tangan,” jelasnya.

Baca Juga : Menko AHY Tegaskan Tata Ruang Harus Jadi Panglima Pembangunan Nasional

Kesepakatan tersebut tinggal menunggu penandatanganan oleh Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS kemungkinan dilakukan pada pertengahan Februari 2026, mundur dari target awal akhir Januari 2026.

“Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menteri Koordinator Perekonomian. Mungkin di minggu kedua bulan Februari,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, penundaan tersebut disebabkan kedua negara masih mencari titik temu atas sejumlah poin dalam negosiasi.

Berdasarkan informasi yang beredar, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, AS pada 19 Februari 2026. Selain menghadiri agenda tersebut, Prabowo juga direncanakan menandatangani kesepakatan tarif resiprokal Indonesia-AS yang proses finalisasinya telah rampung.

Baca Juga : Pemerintah Siapkan Diskon Tarif Transportasi Lebaran 2026, Anggaran Rp911,16 Miliar

Sebagai informasi, pada Juli 2025, Presiden Trump menetapkan tarif impor resiprokal sebesar 32 persen terhadap produk Indonesia. Setelah melalui proses negosiasi yang berlangsung berbulan-bulan, kedua negara akhirnya menyepakati penurunan tarif menjadi 19 persen.

Namun demikian, pemerintah AS menetapkan sejumlah persyaratan dalam kesepakatan tersebut. Salah satunya, Indonesia diwajibkan membeli minyak dan gas (migas) dari AS sebanyak 15 juta ton dengan nilai mencapai US$15 miliar.

Berita Terkait

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Tak Dipecat, LBH Akal Hidup: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:09 WIB

Kia Ajak Media Jajal The All-New Seltos di Berbagai Kondisi Jalan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:38 WIB

Hino Perkuat Kepercayaan Operator Bus di Sumatera

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:41 WIB

Dealer JAECOO Terbesar Hadir di Pondok Pinang, Mampu Layani 54 Kendaraan per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

Mitsubishi Motors Siapkan Debut Global All-New Pajero di Musim Gugur 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

Ofero Rakit Sepeda Listrik di Semarang, Luncurkan 4 Model

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:17 WIB

Dobrak Standar Baru, Juragan99 Luncurkan Bus Premium dengan Bioskop Berjalan

Berita Terbaru