Kemenag Pastikan Kesiapan Operasional Masjid Negara IKN Sambut Ramadan 2026

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Agama memastikan kesiapan operasional Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) menjelang Ramadan 1447 H/2026 M. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, saat melakukan kunjungan dan rapat koordinasi bersama Otorita IKN (OIKN) di Masjid Negara IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (7/1/2026).

Abu mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi fisik masjid pascapenyelesaian masa pembangunan oleh pihak penyedia jasa. Peninjauan meliputi area utama masjid, selasar, ruang pertemuan, tempat wudu, toilet, podium khotbah, ruang pengimaman, hingga kelengkapan sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Selain pengecekan fisik, kami juga inventarisasi sejumlah kelengkapan yang masih perlu disempurnakan agar masjid dapat difungsikan secara optimal. Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan dasar masjid benar-benar siap, terutama untuk mendukung aktivitas ibadah dan layanan keagamaan masyarakat saat Ramadan,” ujarnya.

Abu juga menekankan bahwa Masjid Negara IKN harus merepresentasikan wajah Islam Indonesia yang ramah, moderat, dan inklusif. Karena itu, pengelolaan masjid ke depan harus ditopang oleh idarah, takmir, dan riayah yang profesional, berintegritas, serta memiliki pemahaman keagamaan yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya konsep ekoteologi dalam pembangunan dan pengelolaan Masjid Negara IKN. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga simbol harmoni antara nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, sejalan dengan semangat pembangunan IKN yang berkelanjutan.

Guru Besar UIN Walisongo Semarang itu juga menambahkan, Kemenag juga menyiapkan berbagai rancangan pendukung agar masjid dapat segera dioperasikan, termasuk penguatan sistem pendukung di sekitar masjid agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi jamaah.

“Masjid Negara IKN harus menjadi rujukan nasional, bukan hanya dari sisi arsitektur, tetapi juga tata kelola, layanan keagamaan, dan kontribusinya dalam membangun peradaban,” tegas Abu.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menyampaikan, Kemenag turut menyiapkan sejumlah rancangan usulan nama Masjid Negara IKN yang akan diajukan kepada Menteri Agama untuk mendapatkan persetujuan. Penamaan tersebut diharapkan mencerminkan nilai kebangsaan, keislaman, dan visi IKN sebagai kota masa depan.

Arsad menjelaskan, kesiapan masjid tidak hanya dilihat dari aspek bangunan, tetapi juga dari kesesuaian ornamen, kaligrafi, serta ketepatan arah kiblat. Seluruh elemen tersebut menjadi perhatian agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan sesuai kaidah syariah.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas pihak, termasuk OIKN, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi keagamaan, dalam mendukung pengoperasian Masjid Negara IKN. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memastikan masjid dapat berfungsi optimal sebagai pusat ibadah, edukasi, dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Menurut Arsad, Masjid Negara IKN diharapkan menjadi ruang bersama yang inklusif dan terbuka, sekaligus pusat pengembangan layanan keagamaan Islam yang adaptif terhadap dinamika masyarakat modern dan kebutuhan umat di kawasan IKN.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Kemasjidan Kemenag, Nurul Badruttamam, menyampaikan, pihaknya juga melakukan pengecekan detail terhadap kesiapan sarana prasarana masjid. Hal ini mencakup area wudu, toilet, sirkulasi jamaah, hingga aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Nurul menjelaskan, Kemenag tengah merancang konsep perpustakaan masjid yang ideal, aman, nyaman, dan ramah lingkungan sebagai bagian dari penguatan fungsi edukatif Masjid Negara IKN. Perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat literasi keislaman yang terbuka dan representatif.

Ia mengatakan, seluruh persiapan tersebut dilakukan agar Masjid Negara IKN dapat segera dioperasikan secara bertahap, khususnya untuk menyambut Ramadan 2026. “Masjid ini disiapkan tidak hanya siap digunakan, tetapi juga siap memberi manfaat luas bagi umat dan bangsa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan
Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial
Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas
Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam
Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara
RTRW Sulut Tuntas, Nusron Wahid Tekankan Sinkronisasi Daerah Demi Kepastian Hukum dan Investasi
NasDem Gelar Buka Puasa Bersama Hari Pertama Ramadhan, Hadir Sejumlah Tokoh Nasional

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:41 WIB

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:30 WIB

Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:40 WIB

Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:24 WIB

Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:12 WIB

Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:50 WIB

RTRW Sulut Tuntas, Nusron Wahid Tekankan Sinkronisasi Daerah Demi Kepastian Hukum dan Investasi

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:31 WIB

NasDem Gelar Buka Puasa Bersama Hari Pertama Ramadhan, Hadir Sejumlah Tokoh Nasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:18 WIB

Menko Pangan Dorong SPPG Kantongi SLHS demi Jamin Kualitas MBG

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan melalui tayangan konferensi video dari Jakarta, Senin (9/3/2026). (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan

Selasa, 10 Mar 2026 - 12:41 WIB