Menbud Fadli Zon Tunjuk KGPA Tedjowulan sebagai Penanggung Jawab Keraton Kasunanan Surakarta

- Pewarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menbud Fadli Zon menunjuk KGPAA Tedjowulan sebagai penanggung jawab Keraton Solo. (Foto: Kemenbud/Tera Nusantara.com)

Menbud Fadli Zon menunjuk KGPAA Tedjowulan sebagai penanggung jawab Keraton Solo. (Foto: Kemenbud/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Solo — Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon secara resmi menunjuk KGPA Tedjowulan sebagai penanggung jawab Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penunjukan Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Karaton Kasunanan Hadiningrat sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.

Penyerahan keputusan menteri dilakukan langsung oleh Fadli Zon di Keraton Solo, Minggu (18/1/2026). Penunjukan ini merupakan hasil kesepakatan lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kelestarian salah satu situs bersejarah terpenting di Indonesia tersebut.

“Dari pemerintah, saya sebagai Menteri Kebudayaan telah melaksanakan rapat bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk kepolisian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pariwisata, dan sejumlah kementerian serta lembaga lain. Kami telah bersepakat untuk menunjuk penanggung jawab karena kita berharap keraton yang bersejarah ini harus terjaga dan terawat,” ujar Fadli.

Usai penyerahan SK, Menbud berkesempatan meninjau sejumlah bagian Keraton Solo. Dari hasil peninjauan tersebut, ia menilai masih banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan, terutama terkait kondisi bangunan dan kawasan bersejarah yang memerlukan penanganan serius.

Baca Juga : Menbud Fadli Zon Serahkan SK Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Surakarta, Acara Diwarnai Adu Mulut

“Ternyata memang perlu cukup banyak pekerjaan rumah untuk melakukan revitalisasi bangunan-bangunan, gedung-gedung, dan tempat-tempat penting bersejarah yang ada di keraton ini. Banyak yang kosong dan perlu dimulai dari pembersihan, renovasi, hingga revitalisasi karena ini sudah menjadi kawasan cagar budaya nasional,” ungkapnya.

Terkait penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya (P3KCB), Fadli berharap yang bersangkutan segera melakukan pemetaan dan menyusun rencana revitalisasi secara menyeluruh. Ia juga menekankan pentingnya percepatan revitalisasi mengingat banyaknya bangunan keraton yang mengalami kerusakan.

Selain itu, Fadli meminta agar KGPA Tedjowulan segera menggelar musyawarah internal keluarga besar Keraton guna menyelesaikan konflik yang selama ini menghambat pengelolaan Keraton Solo.

“Untuk bekerja sama dengan seluruh pihak keraton, lembaga adat, dan keluarga besar keraton lainnya terhadap cagar-cagar budaya yang segera perlu direvitalisasi. Selain itu, kita juga berharap Panembahan Agung (Tedjowulan) untuk melaksanakan musyawarah. Ini merupakan urusan keluarga besar keraton,” tegasnya.

Baca Juga : Petani Nanas Kampar Keluhkan Status Lahan, Wamen Transmigrasi Siapkan Solusi Reforma Agraria

Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi menilai terbitnya SK Menteri Kebudayaan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan program revitalisasi Keraton Solo. Dengan adanya pelaksana tugas, keraton kini memiliki pihak yang sah dan berwenang dalam menerima serta mengelola anggaran revitalisasi dari pemerintah.

“Ini sudah dirapatkan sebelumnya di tingkat kementerian. Rakor ini menyampaikan tentang pelaksana. Jadi, siapa pun lembaga atau apa pun yang mendapatkan anggaran dari pemerintah, kehadiran dan peran pemerintah memang dibutuhkan,” ujar Respati.

Dengan penunjukan tersebut, pemerintah berharap revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dapat segera berjalan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi pelindungan warisan budaya nasional.

Berita Terkait

Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet
Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan
Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial
Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas
Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Maksimalkan Uptime Pelanggan, Hino Tingkatkan Dealer di Yogyakarta

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:50 WIB

Quality Update, Suzuki Grand Vitara Berpotensi Alami Masalah Komponen

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WIB

Cuaca Ekstrem, Mobil SUV Makin Menjadi Pilihan

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:57 WIB

Tambah Diler, Mitsubishi Motors Penetrasi Pasar Sulawesi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ekspansi! Jaecoo Resmikan Diler Mobil Semarang

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:22 WIB

Mitsubishi Motors Gelar Kontes Diler 2025, Simak Para Pemenangnya

Berita Terbaru