Wamen Transmigrasi Dorong PATRI Jadi Organisasi Modern yang Beri Manfaat untuk Bangsa

- Pewarta

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viva Yoga Mauladi Menghadiri Rakernas V PATRI di Yogyakarta, Minggu (7/2). (Foto: Tera Nusantara.com)

Viva Yoga Mauladi Menghadiri Rakernas V PATRI di Yogyakarta, Minggu (7/2). (Foto: Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Yogyakarta – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) harus bertransformasi menjadi organisasi modern yang berperan nyata bagi pembangunan bangsa, bukan sekadar menjadi tempat berkumpul bagi anak dan cucu transmigran.

Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PATRI di Yogyakarta, Minggu (7/2).

Rakernas yang digelar di Gedung Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta itu mengangkat tema “Penguatan Peran PATRI Dalam Mendukung Pembangunan Kawasan Transmigrasi yang Berkelanjutan”. Acara dihadiri seluruh pengurus Dewan Pengurus Daerah PATRI dari berbagai provinsi.

Viva Yoga mengungkapkan bahwa PATRI yang berdiri pada 16 Februari 2004 harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan.

“Hadirnya PATRI membuat program yang dijalankan oleh pemerintah bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Baca Juga : Indonesia ASRI: Jangan Hanya Negara yang Bekerja, Konsumen Harus Bertanggung Jawab

Kementerian Transmigrasi, menurut Viva Yoga, mendukung keberadaan PATRI karena organisasi ini memiliki peran strategis dalam mensukseskan program-program kementerian.

“Kita akan bersinergi dengan PATRI untuk mengembangkan kawasan transmigrasi,” tambahnya.

Untuk mewujudkan peran strategis tersebut, Viva Yoga menekankan PATRI harus bergerak secara rapi, berpikir ke depan, berinovasi, kreatif, mampu melakukan regenerasi, serta bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas dan nilai kemajuan.

Dalam kesempatan yang sama, Viva Yoga menjelaskan kepada wartawan bahwa program-program kementerian dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam merealisasikan Asta Cita. Salah satunya adalah pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

“Kementerian bekerja agar dari kawasan transmigrasi tumbuh potensi unggulan yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan peluang dan lapangan kerja,” katanya.

Viva Yoga menambahkan, untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Transmigrasi tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan berbagai kementerian, BUMN, pemerintah daerah, dan pihak swasta menjadi kunci. Hal ini terlihat ketika peserta rakernas menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi kawasan transmigrasi.

Baca Juga : Kemenhaj Tegaskan Penanganan Aduan Jemaah Berbasis Mediasi dan Keadilan

Menanggapi keluhan tersebut, Viva Yoga memastikan akan berkoordinasi dengan mitra terkait.

“Terkait masalah pengairan di sawah, kita akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Viva Yoga menyebut program transmigrasi saat ini menarik perhatian pemerintah daerah. Sebanyak 62 kabupaten mengajukan wilayahnya sebagai kawasan transmigrasi. Menurutnya, transmigrasi kini tidak sekadar memindahkan penduduk, tetapi lebih berorientasi pada pengembangan kawasan.

“Membangun kawasan ekonomi di mana di dalamnya terintegrasinya berbagai aktivitas yang saling mendukung,” ujar Viva Yoga.

Berita Terkait

Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet
Prabowo Subianto Akui Ada Pejabat Mengecewakan
Akses Informasi Ditutup, SPPG Muhammadiyah Banyuwangi dan Korwil MBG Disorot Swara Milenial
Geger Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Indonesia di Yordania, HPMI Keluarkan Pernyataan Sikap Tegas
Kemensos dan BGN Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Awasi Penyaluran Bansos di Batam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cek Mitos atau Fakta, Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hino Serahkan Unit Bus RM280 ABS ke PO PHD Trans di Ajang Busworld Southeast Asia 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Maksimalkan Uptime Pelanggan, Hino Tingkatkan Dealer di Yogyakarta

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:50 WIB

Quality Update, Suzuki Grand Vitara Berpotensi Alami Masalah Komponen

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WIB

Cuaca Ekstrem, Mobil SUV Makin Menjadi Pilihan

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:57 WIB

Tambah Diler, Mitsubishi Motors Penetrasi Pasar Sulawesi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ekspansi! Jaecoo Resmikan Diler Mobil Semarang

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:22 WIB

Mitsubishi Motors Gelar Kontes Diler 2025, Simak Para Pemenangnya

Berita Terbaru