Menteri UMKM Dorong Program Strategis Pemulihan UMKM Terdampak Banjir di Sumatera

- Pewarta

Senin, 19 Januari 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri UMKM dorong program strategis untuk mempercepat pemulihan UMKM terdampak banjir. (Foto: Kementerian UMKM/Tera Nusantara.com)

Menteri UMKM dorong program strategis untuk mempercepat pemulihan UMKM terdampak banjir. (Foto: Kementerian UMKM/Tera Nusantara.com)

Teranusantara.com, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong serangkaian program strategis untuk mempercepat pemulihan UMKM terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Menteri Maman, pemulihan UMKM pascabencana harus dilakukan secara terpadu, menghubungkan sisi produksi (supply) dan permintaan (demand) secara bersamaan.

“Pemulihan UMKM pascabencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Pendekatannya harus terpadu, menghubungkan kembali sisi produksi dan sisi permintaan secara bersamaan,” ujarnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Jakarta, Kamis (15/1).

Dari sisi supply, Kementerian UMKM menyiapkan berbagai skema penyelamatan usaha, termasuk restrukturisasi dan relaksasi kredit bagi UMKM terdampak. Skema ini mencakup penundaan pembayaran hingga penghapusan utang untuk usaha dengan kondisi paling berat. Selain itu, pemerintah menyiapkan tambahan modal kerja (top-up) dengan bunga nol persen pada tahun pertama, dan 2–3 persen pada tahun kedua.

Baca Juga : DPR Apresiasi Kementan Wujudkan Swasembada Beras dalam Setahun

Menteri Maman juga mengusulkan pemberian Bantuan Presiden untuk Rehabilitasi dan Pemulihan Usaha Mikro bagi UMKM ultramikro yang belum tersentuh layanan perbankan. Bantuan ini berupa dana langsung untuk membeli peralatan produksi.

“Dengan bantuan ini, UMKM bukan hanya dapat memulai kembali usahanya, tetapi juga memiliki daya beli. Supply dan demand bisa kembali bergerak secara seimbang,” katanya.

Untuk memperkuat sisi permintaan, Kementerian UMKM akan mengonsolidasikan seluruh platform e-commerce nasional untuk membuka laman khusus yang menampilkan produk UMKM dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Laman ini akan menjadi wadah belanja sekaligus sarana donasi publik.

“Masyarakat Indonesia dapat membantu tidak hanya melalui donasi, tetapi juga dengan membeli produk saudara-saudara kita di daerah terdampak. Ini adalah wujud nyata gotong royong jangka panjang,” ujar Maman.

Pemulihan UMKM pascabencana, lanjut Maman, merupakan proses berkelanjutan. Hingga Maret 2026, fokus akan diarahkan pada pemetaan dan pendataan komprehensif, dilanjutkan dengan intervensi langsung bagi UMKM yang datanya telah tervalidasi. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mendorong transformasi UMKM di Sumatera agar lebih tangguh dan berdaya saing.

Baca Juga : Menbud Fadli Zon Tunjuk KGPA Tedjowulan sebagai Penanggung Jawab Keraton Kasunanan Surakarta

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, selaku Ketua Pelaksana Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, menekankan pentingnya percepatan pemulihan sektor ekonomi dan pangan di wilayah terdampak. Ia menginstruksikan tim bidang ekonomi dan pangan, yang terdiri dari sejumlah menteri, untuk segera membangkitkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pemulihan ekonomi daerah harus menjadi prioritas, terutama dengan mengoptimalkan kembali komoditas unggulan seperti kopi dan cabai. Jika rantai produksi dan distribusi tidak segera dipulihkan, daya beli masyarakat akan menurun sementara harga-harga berpotensi meningkat,” kata Tito.

Menurutnya, kebangkitan sektor produktif lokal menjadi kunci agar roda ekonomi kembali berputar dan kehidupan masyarakat pascabencana dapat pulih secara berkelanjutan.

Berita Terkait

TEP 2026 IPB University, Kampus Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sabet Pemred Award 2026, Tegaskan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dari Ruang Kelas Lahir Inovasi: Tiga Aplikasi AI Karya Mahasiswa STMIK Kebumen
Silaturahmi ke Anggota DPR RI, Pimpinan STMIK Kebumen Paparkan Gagasan Pengembangan Kampus Berbasis Potensi Daerah
Soal Bansos, Andi Najmi: Uang Tunai Langsung Rawan Dipakai Judol
Fujifilm, Siloam Hadirkan Solusi AI Klinis Tingkatan Standar Layanan Kesehatan
Bantu Perkuat Kedaulatan Udara, Thales Serahkan Dua Radar GM403 Pertama ke Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Tawarkan Solusi Antikredit Macet

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:59 WIB

Kapolri Tegaskan Penanganan Transparan Kasus Dugaan Penganiayaan Brimob di Maluku Tenggara

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:07 WIB

OJK Tegaskan Jual-Beli Rekening Tindak Pidana, Pelaku Terancam Penjara

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:23 WIB

Ahok Sebut Lapangan Golf Sebagai “Tempat Negosiasi Minyak Paling Sehat dan Murah” dalam Sidang Korupsi Pertamina

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:31 WIB

Komisi III DPR RI Nyatakan Kasus Guru Honorer Tri Wulandari di Jambi Selesai

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:07 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Perumahan Rp28 Miliar, Bareskrim Naikkan Kasus Bupati Sidoarjo ke Penyidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:03 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT Terkait Pengisian Jabatan Perangkat Desa

Senin, 19 Januari 2026 - 19:33 WIB

KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Diamankan di Jawa Tengah

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:35 WIB

RUU HAPER dan Perampasan Aset Masuk DPR, Komisi III Tegaskan Penyusunan Akuntabel

Berita Terbaru