Teranusantara.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun, memberikan apresiasi atas kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan mendorong penguatan pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan.
Menurut Adang, berbagai upaya BNN dalam penindakan, pencegahan, dan rehabilitasi telah memberikan dampak nyata bagi perlindungan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini dikenal rawan peredaran narkotika.
“Upaya pemberantasan narkotika harus dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh dengan mengedepankan penegakan hukum yang tegas, pencegahan yang konsisten, serta pendekatan kesehatan yang berimbang dan manusiawi,” ujar Adang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga : Sarmuji Tekankan Konsistensi Sistem Politik Selaras Presidensialisme
Politisi Fraksi PKS ini menegaskan dukungan Komisi III DPR RI terhadap transformasi digital dan penguatan sistem data BNN. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat layanan rehabilitasi sekaligus memperkuat fungsi intelijen dan interdiksi untuk memutus jaringan peredaran narkotika, termasuk pengungkapan tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan narkotika.
Selain itu, Adang menyampaikan dukungan Komisi III DPR RI terhadap kebutuhan anggaran BNN Tahun Anggaran 2026. Namun, ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara akuntabel dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sambil tetap memperhatikan kapasitas fiskal negara.
“Pemberantasan narkotika merupakan bagian dari upaya menyelamatkan generasi bangsa dan memperkuat ketahanan sosial nasional,” pungkas Wakapolri 2004–2006 tersebut.












